Rabu, 13 Juli 2011

FISHCLOPEDIA : Ikan Endemik Sungai Indonesia.

@El Fhivi Arvianto
厄爾尼諾愛維安

TAWES BREK ( Puntius Javanicus )

Status Konservasi : Ikan Sungai Liar.

Klasifikasi Ilmiah :

- Kerajaan : Animalia
- Filum : Chordata
- Kelas : Actinopterygii
- Ordo : Cypriniformes
- Famili : Cyprinidae
- Genus : Puntius
- Spesies : Puntius Javanicus


Tawes Brek dari sungai Serayu Banjarnegara

Bagi para mancing mania freshwater, khususnya yang bermukim di sekitar sungai besar pedalaman tentu tidak asing dengan ikan yang satu ini. Ikan ini hanya terdapat di sungai-sungai besar pedalaman yang berarus deras, berjeram dan berbatu-batu. Tawes Brek menyukai perairan sungai besar yang bersih alami sebagai habitat utamanya. Jarang memasuki sungai-sungai kecil yang berdebit air minim. Hidup bergerombol dan tergolong ikan herbivora, karena makanan utamanya berupa lumut batu dan tanaman air lain.
Ikan Tawes Brek mudah dikenali dengan ciri-ciri fisik warna biru pada punggung dan sisik perak, serta sirip anal dengan warna merah menyala. Ikan ini diketahui bisa mencapai bobot maksimal 4 ons atau kira-kira sebesar telapak tangan orang dewasa. Tapi sangat jarang ditemui dengan bobot 4 ons, rata-rata ikan yang tertangkap pemancing dan penjala hanya seberat 1 ons hingga 2 ons.
Tawes Brek memijah (musim kawin) pada musim kemarau dengan cuaca dingin. Dengan sekali memijah bisa menghasilkan antara 50 ribu hingga 100 ribu telur yang siap menetas. Dengan rentang satu tahun dari penetasan, larva ikan sudah menjadi ikan dewasa yang siap kawin. Pengamatan yang saya lakukan ketika memancing di sungai-sungai pedalaman Jawa, ikan ini menyebar luas di hulu sungai Serayu, sungai Klawing, sungai Progo, sungai Brantas hingga sungai Ciliwung dan sungai-sungai besar lainnya.
Sayang sekali habitat ikan ini semakin terdesak oleh pencemaran sungai. Tawes Brek tidak menyukai perairan yang kotor karena ikan ini banyak membutuhkan kadar oksigen tinggi dalam air. Sehingga ikan ini sangat rentan mati bila kekurangan oksigen.
Dewasa ini, ikan Tawes Brek mulai diminati sebagai ikan hias, karena ikan ini tergolong lincah bergerak. Bila dalam aquarium sisik-sisiknya terlihat warna perak yang mengkilap.



2 komentar:

  1. Mas saya sudah baca blognya, dan saya juga suka cerita mas memancing. Saya juga suka memancing. Saluuuut atas keberhasilannya mancing wild di river aka sungai sungai di jawa.

    Tetap upload mas, saya suka artikel artikel blognya dan petualangannya, salam strike...btw, mas punya fb ga ? Minta donk

    Maaf mas, anda ini tau banyak tentang ikan, apa mas ini sekolahnya di perikanan ya ? He he he

    BalasHapus
  2. Maaf mas Si Jubah Merah.. Blog saya terpaksa off sekian lama... Ada orang jahil meng hack blog saya ini... Juga karena kesibukan saya dalam pekerjaan lapangan. Maaf jika saya terlalu lama tdk memberi jawaban.
    Betul mas... Saya memang peneliti ikan, terutama ikan yang terancam kepunahan. Saya dulu sekolah tidak jauh dari urusan ikan dan sekarang bekerja pada dinas perikanan. Saya juga koresponden freeland dari fishbase. Mungkin itu yang bisa saya sampaikan.. Terima kasih atas atensinya...

    BalasHapus

Rabu, 13 Juli 2011

FISHCLOPEDIA : Ikan Endemik Sungai Indonesia.

@El Fhivi Arvianto
厄爾尼諾愛維安

TAWES BREK ( Puntius Javanicus )

Status Konservasi : Ikan Sungai Liar.

Klasifikasi Ilmiah :

- Kerajaan : Animalia
- Filum : Chordata
- Kelas : Actinopterygii
- Ordo : Cypriniformes
- Famili : Cyprinidae
- Genus : Puntius
- Spesies : Puntius Javanicus


Tawes Brek dari sungai Serayu Banjarnegara

Bagi para mancing mania freshwater, khususnya yang bermukim di sekitar sungai besar pedalaman tentu tidak asing dengan ikan yang satu ini. Ikan ini hanya terdapat di sungai-sungai besar pedalaman yang berarus deras, berjeram dan berbatu-batu. Tawes Brek menyukai perairan sungai besar yang bersih alami sebagai habitat utamanya. Jarang memasuki sungai-sungai kecil yang berdebit air minim. Hidup bergerombol dan tergolong ikan herbivora, karena makanan utamanya berupa lumut batu dan tanaman air lain.
Ikan Tawes Brek mudah dikenali dengan ciri-ciri fisik warna biru pada punggung dan sisik perak, serta sirip anal dengan warna merah menyala. Ikan ini diketahui bisa mencapai bobot maksimal 4 ons atau kira-kira sebesar telapak tangan orang dewasa. Tapi sangat jarang ditemui dengan bobot 4 ons, rata-rata ikan yang tertangkap pemancing dan penjala hanya seberat 1 ons hingga 2 ons.
Tawes Brek memijah (musim kawin) pada musim kemarau dengan cuaca dingin. Dengan sekali memijah bisa menghasilkan antara 50 ribu hingga 100 ribu telur yang siap menetas. Dengan rentang satu tahun dari penetasan, larva ikan sudah menjadi ikan dewasa yang siap kawin. Pengamatan yang saya lakukan ketika memancing di sungai-sungai pedalaman Jawa, ikan ini menyebar luas di hulu sungai Serayu, sungai Klawing, sungai Progo, sungai Brantas hingga sungai Ciliwung dan sungai-sungai besar lainnya.
Sayang sekali habitat ikan ini semakin terdesak oleh pencemaran sungai. Tawes Brek tidak menyukai perairan yang kotor karena ikan ini banyak membutuhkan kadar oksigen tinggi dalam air. Sehingga ikan ini sangat rentan mati bila kekurangan oksigen.
Dewasa ini, ikan Tawes Brek mulai diminati sebagai ikan hias, karena ikan ini tergolong lincah bergerak. Bila dalam aquarium sisik-sisiknya terlihat warna perak yang mengkilap.



2 komentar:

  1. Mas saya sudah baca blognya, dan saya juga suka cerita mas memancing. Saya juga suka memancing. Saluuuut atas keberhasilannya mancing wild di river aka sungai sungai di jawa.

    Tetap upload mas, saya suka artikel artikel blognya dan petualangannya, salam strike...btw, mas punya fb ga ? Minta donk

    Maaf mas, anda ini tau banyak tentang ikan, apa mas ini sekolahnya di perikanan ya ? He he he

    BalasHapus
  2. Maaf mas Si Jubah Merah.. Blog saya terpaksa off sekian lama... Ada orang jahil meng hack blog saya ini... Juga karena kesibukan saya dalam pekerjaan lapangan. Maaf jika saya terlalu lama tdk memberi jawaban.
    Betul mas... Saya memang peneliti ikan, terutama ikan yang terancam kepunahan. Saya dulu sekolah tidak jauh dari urusan ikan dan sekarang bekerja pada dinas perikanan. Saya juga koresponden freeland dari fishbase. Mungkin itu yang bisa saya sampaikan.. Terima kasih atas atensinya...

    BalasHapus